Anda Benar-benar Bisa Menyembuhkan Tubuh Menggunakan Pikiran, Ini Penjelasan Ilmiahnya.

Kami telah menggunakan sebagian besar kemampuan otak untuk mempelajari hipnosis, visualisasi, dan apa yang mungkin Anda sebut sebagai manifestasi pikiran.

Manifestasi pikiran itu apa, sih?

Kami coba kali ini menjelaskannya dengan pokok-pokok poin dahulu baru kemudian elaborasi mendalam guna dapat dimengerti sebaik mungkin, ya.

+ Jadi, tubuh manusia memiliki jam waktu internal di dalam setiap sel, dan karena bagian-bagian terkecil tubuh kita sejatinya terdiri dari energi[1], maka bentuk energi tersebutlah yang mengalami perubahan bersama waktu, lalu fisiologi mengenalinya sebagai “umur.”

+ Kita semua dapat memperlambat perubahan (baca: penuaan) melalui pengoptimalan kesehatan. Pada dasarnya, kita bisa membuat tubuh lebih mampu melawan gravitasi (tidak bungkuk, kulit tidak kendur, dsb) dan waktu (tidak cepat menua, tidak mengalami penyakit yang berhubungan dengan penuaan, dsb) dengan pengoptimalan kesehatan.

+ Tubuh, otak, pencernaan, semuanya dipengaruhi langsung oleh ingatan. Iya, ini terdengar khayal tapi coba perhatikan secara obyektif. Ketika Anda mengingat perasaan sedih, energi Anda seketika rendah, atau energi Anda meninggi ketika Anda mengingat perasaan bahagia. “Perasaan-perasaan” ini merupakan pengatur naik dan turunnya keseluruhan fungsi sel Anda.

+ Pikiran mampu, entah bagaimana caranya, dan ketika kami bilang entah bagaimana caranya, ilmu pengetahuan memang belum benar-benar tahu bagaimana caranya, tapi pikiran entah bagaimana caranya mampu masuk ke dalam dan mengarahkan hampir setiap tataran fungsi sistem syaraf, lalu sistem kekebalan, penyembuhan, reaksi terhadap stres, denyut jantung, suhu tubuh, hingga apapun di antaranya.

+ Organ-organ di dalam tubuh merupakan bagian yang satu, sekaligus bagian terpisah dengan otak. Eh, gimana? Iya, kami tidak salah bicara. Organ-organ memiliki komunikasi yang saling mempengaruhi terhadap satu dengan lainnya, termasuk kulit, dan yang kami coba jelaskan adalah bahwa KESELURUHAN sel dan struktur tubuh Anda terus-menerus melakukan komunikasi enzimatis satu sama lain, dan otak Anda turut andil dalam aktivitas ini, tetapi juga tidak mengarahkan keseluruhan aktivitas tsb.

+ Bila Anda saksikan pada tataran mikroskopis triliunan bakteri yang hidup di dalam tubuh Anda yang sesungguhnya benar-benar penting untuk kesehatan optimal, maka Anda akan temukan fakta bahwa tubuh kita benar-benar terdiri dari percakapan-percakapan biologis yang konstan.

Lalu apa hubungan ini semua sama manifestasi pikiran?

Gini, kami telah mempelajari performa manusia dan menemukan kalau kita bisa meningkatkan performa dengan MEMIKIRKANNYA, menerapkan kekuatan mental kepada latihan yang dibarengi tujuan kuat, dan tubuh beradaptasi dengan kekuatan ini untuk kemudian menghasilkan performa dahsyat.

Kita tidak bisa—dan tidak boleh—memisahkan pikiran dari tubuh.

Kenapa kami membeberkan ini semua?

Kami menemukan sebuah artikel ilmiah revolusioner baru-baru ini yang mengungkap fakta bahwa beberapa ahli fisika telah menemukan lapisan kedua informasi yang selama ini tersembunyi di dalam DNA manusia[2].

Apa yang dimaksud dengan lapisan informasi?

Bentuk.

DNA di dalam sel kita tidak dibentuk secara acak. DNA di dalam sel kita dibentuk dan dirangkai secara khusus, dan ini mempengaruhi bagaimana DNA diekspresikan.

Mohon renungkan ini.

DNA, sang kode yang memuat informasi berjumlah melebihi semua kode yang ada di muka bumi itu, sang cawan suci yang mengarahkan semua makhluk hidup itu, kode itu, kode yang berfondasikan empat jenis nitrogen itu[3], fungsionalitasnya tidak sebatas bergantung kepada urutan, tetapi juga bergantung apakah Anda membentuknya menjadi spiral fraktal segitiga, spiral fraktal persegi, atau spiral fraktal apapun.

Ekspresi DNA adalah bentuk. Itu artinya ada semacam kekuatan yang mempengaruhinya.

Kekuatan?

Iya, kekuatan.

Kekuatan artinya gravitasi, kekuatan artinya pertukaran energi, kekuatan artinya ketika Anda memikirkan pikiran-pikiran yang memberdayakan tentang kesembuhan patah kaki secara lebih cepat dan memvisualisasi perihal kaki yang patah itu bekerja normal kembali, maka AMAT SANGAT MUNGKIN Anda mengubah DNA yang ada di dalam kaki yang patah itu lalu mengarahkan ulang sang DNA agar kaki tsb pulih lebih cepat.

Lalu kenapa meski pulih, patah kaki tetap meninggalkan parut luka? Sebab Anda mengacaukan DNA Anda secara permanen pada bagian tubuh yang Anda buat patah.

Kenapa obesitas menyebabkan banyak masalah kesehatan? Sebab ia mempengaruhi ekspresi DNA secara negatif.

Kenapa obat-obatan psikiatris merusak parah kesehatan penderita depresi dan lebih mengakibatkan efek samping jangka panjang dibandingkan antidepresan alami aman nan ampuh seperti Berberine[4][5]? Sebab obat-obatan medis nan keras tidak hanya mencacatkan jaringan tubuh dan mempengaruhi hormon, tetapi ia juga mengubah struktur DNA manusia.

Lalu kenapa sih kami sangat tertarik sama hal ini?

Sebab dengan mempelajari semua ini, terutama semua yang berhubungan dengan performa dan mengubah cara tubuh/pikiran beroperasi pada tataran molekuler, kami selama ini mencari mekanisme fisik yang menjelaskan soal kemungkinan itu semua, dan kami akhirnya mengerti.

Ironi mengagumkan dari ini semua adalah sebenarnya bila direnungkan baik-baik, apa yang kami diskusikan panjang lebar ini cukup kentara kok. Anda bisa mengubah ekspresi DNA di dalam otak Anda sekarang juga dengan menonton film sedih yang membuat Anda menangis. Anda mempermak keseluruhan biokimia tubuh Anda saat menangis akibat nonton film tsb. Dan karenanya, berbagai kimiawi otak Anda berubah.

Seluruh ilmu beladiri, kebugaran, kanuragan, dsb, yang telah lama berbicara tentang fenomena pikiran menaklukkan tubuh, mereka semua salah. Mereka tidak menaklukkan apapun. Mereka menggunakan tubuh kemudian menyadari (meski salah mengenali) bahwa mereka bisa menciptakan biologi mereka sendiri bila pergi cukup “masuk” ke dalam diri. Berdasarkan perkiraan mereka, tubuh mereka sekarang dikuasai oleh pikiran.

Salah, bukan itu yang terjadi sebenarnya.

Pikiran bukan menaklukkan tubuh.

Justru, pikiran MENJADI tubuh.

Pikiran-pikiran Anda secara harfiah dapat dan akan menjadi Anda, dan menjadinya benar-benar hingga di tataran DNA.

Dan itu merupakan kedigdayaan.

Sungguh, sungguh kedigdayaan.

___

Referensi:

[1] https://www.sciencealert.com/99-9999999-of-your-body-is-empty-space
[2] https://futurism.com/physicists-confirm-theres-a-second-layer-of-information-hidden-in-our-dna/
[3] http://m.sparknotes.com/biology/molecular/structureofnucleicacids/section2/
[4] https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3526741/
[5] https://www.ncbi.nlm.nih.gov/m/pubmed/18585703/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.